UMU Online-Baubau, 20 Agustus 2024, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muslim Buton (UMU Buton) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja dan berkontribusi langsung kepada masyarakat. Melalui rapat penting yang dipimpin oleh Ketua Program Studi PGSD, Ibu Sitti Ramayanti Kaif, M.Pd., dibahas pemutakhiran kurikulum yang akan lebih menekankan pada pembekalan keterampilan soft skill bagi para mahasiswa.
Rapat ini bertujuan untuk memastikan bahwa lulusan PGSD tidak hanya memiliki kompetensi sebagai tenaga pendidik, tetapi juga siap bersaing dalam bidang usaha lainnya. Mengingat pentingnya keterampilan abad 21, kurikulum yang akan disusun akan mencakup aspek-aspek penting seperti integritas, keterampilan komunikasi, berpikir kritis, kolaborasi, manajemen waktu, adaptasi, dan kepemimpinan. Keterampilan-keterampilan ini dianggap esensial dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan di dunia kerja yang semakin kompleks dan dinamis.
Dalam kesempatan ini, Ketua Program Studi PGSD, Ibu Sitti Ramayanti Kaif, M.Pd., menekankan bahwa perubahan kurikulum ini tidak hanya bertujuan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, tetapi juga untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi individu yang utuh dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. “Kami ingin memastikan bahwa lulusan PGSD UMU Buton tidak hanya siap menjadi pendidik yang kompeten, tetapi juga mampu bersaing dalam berbagai bidang lainnya. Soft skill menjadi kunci dalam menghadapi dunia kerja yang penuh tantangan ini,” ujar Ibu Sitti.
Selain itu, rapat ini juga membahas integrasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ke dalam kurikulum Prodi PGSD. Program MBKM yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di luar program studi mereka dan mendapatkan pengalaman langsung di dunia kerja. Dengan integrasi ini, mahasiswa PGSD diharapkan dapat memperoleh pengalaman yang lebih kaya, baik di dalam maupun di luar kampus, sehingga mampu mengembangkan potensi diri secara maksimal.
“Integrasi program MBKM ini menjadi langkah strategis kami untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa merasakan langsung dunia kerja dan berbagai tantangan di luar sana. Kami ingin memastikan bahwa lulusan kami tidak hanya siap menjadi guru yang baik, tetapi juga siap menjadi individu yang adaptif dan inovatif di berbagai bidang,” tambah Ibu Sitti.
Rapat yang berlangsung dengan penuh semangat ini dihadiri oleh seluruh dosen Prodi PGSD UMU Buton. Mereka bersama-sama menyusun langkah-langkah konkret yang akan diambil dalam proses pemutakhiran kurikulum ini. Salah satu fokus utama adalah bagaimana keterampilan-keterampilan soft skill tersebut dapat diintegrasikan ke dalam setiap mata kuliah yang ada, serta bagaimana pengalaman belajar yang bersifat praktikal dapat diberikan kepada mahasiswa melalui program MBKM.
Dalam waktu dekat, hasil dari rapat ini akan diwujudkan dalam bentuk kurikulum baru yang siap diimplementasikan pada semester mendatang. Kurikulum ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi akademik mahasiswa, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi individu yang siap pakai di dunia kerja maupun masyarakat.
Dengan pemutakhiran kurikulum ini, UMU Buton melalui Prodi PGSD-nya, sekali lagi menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan mempersiapkan mahasiswa yang siap menghadapi masa depan. Langkah ini diharapkan dapat menjadikan lulusan PGSD UMU Buton sebagai sosok yang unggul, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga di berbagai sektor lain yang membutuhkan keahlian dan keterampilan yang memadai.
Humas UMU Buton, Muh Firman Syah
Jl. Betoambari No.146, Bone-Bone, Batuapoaro Baubau, Sulawesi Tenggara






