Baubau, 22 Juli 2026 – Program Studi Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muslim Buton (UMU Buton) melaksanakan rapat koordinasi yang dihadiri oleh Ketua Program Studi, seluruh dosen tetap Program Studi Bahasa Inggris, serta tenaga kependidikan. Rapat ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya evaluasi pelaksanaan kegiatan akademik Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 sekaligus membahas berbagai agenda strategis dalam rangka peningkatan mutu Program Studi, khususnya persiapan menghadapi proses akreditasi serta penyusunan strategi peningkatan penerimaan mahasiswa baru.
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Bahasa Inggris menyampaikan bahwa rapat koordinasi merupakan forum penting untuk mengevaluasi capaian yang telah dilaksanakan sekaligus menyusun langkah-langkah perbaikan secara berkelanjutan. Melalui evaluasi yang komprehensif, diharapkan seluruh sivitas akademika Program Studi Bahasa Inggris dapat terus meningkatkan kualitas layanan akademik, tata kelola program studi, serta pencapaian indikator mutu yang menjadi bagian dari penilaian akreditasi.
Evaluasi Pelaksanaan Perkuliahan Semester Genap
Agenda pertama rapat difokuskan pada evaluasi pelaksanaan kegiatan akademik selama Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Berdasarkan hasil evaluasi bersama, pelaksanaan proses pembelajaran dinilai telah berlangsung dengan baik dan sesuai dengan kalender akademik yang telah ditetapkan oleh universitas.
Salah satu fokus utama pembahasan adalah pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS). Berdasarkan laporan dari masing-masing dosen pengampu mata kuliah, seluruh dosen Program Studi Bahasa Inggris yang berjumlah tujuh orang telah melaksanakan Ujian Akhir Semester sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang berlaku. Proses pelaksanaan ujian berjalan dengan tertib, lancar, dan telah memenuhi tenggat waktu yang telah ditetapkan oleh universitas.
Selain pelaksanaan ujian, proses penilaian hasil belajar mahasiswa juga telah dilaksanakan secara profesional dengan tetap mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Seluruh dosen berkomitmen menyelesaikan proses input nilai sesuai jadwal akademik sehingga pelayanan akademik kepada mahasiswa tetap berjalan secara optimal.
Meskipun secara umum pelaksanaan perkuliahan dan evaluasi pembelajaran telah berjalan dengan baik, rapat juga menghasilkan beberapa catatan penting sebagai bahan perbaikan pada semester berikutnya. Salah satu masukan yang menjadi perhatian bersama adalah perlunya peningkatan peran dosen sebagai Pembimbing Akademik (PA).
Dalam rapat disampaikan bahwa setiap Pembimbing Akademik diharapkan dapat memberikan pendampingan yang lebih intensif kepada mahasiswa bimbingannya. Pendampingan tersebut tidak hanya berkaitan dengan proses pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), tetapi juga mencakup pengawasan terhadap perkembangan akademik mahasiswa, tingkat kehadiran, capaian hasil belajar, penyelesaian tugas akhir, hingga berbagai kendala akademik maupun nonakademik yang berpotensi memengaruhi keberhasilan studi mahasiswa.
Peran Pembimbing Akademik dipandang sangat strategis sebagai garda terdepan dalam mendampingi mahasiswa selama menjalani proses pendidikan. Oleh karena itu, setiap dosen PA diharapkan dapat membangun komunikasi yang lebih aktif dengan mahasiswa, melakukan monitoring secara berkala, serta memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi mahasiswa agar angka keberhasilan studi dapat terus meningkat.
Persiapan Akreditasi Program Studi Bahasa Inggris
Agenda kedua rapat membahas persiapan akreditasi Program Studi Bahasa Inggris yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Mengingat proses akreditasi merupakan salah satu agenda strategis yang menentukan mutu dan reputasi program studi, seluruh dosen menyatakan komitmennya untuk berpartisipasi aktif dalam proses persiapan tersebut.
Salah satu fokus utama pembahasan adalah percepatan pengumpulan data dan dokumen pendukung yang akan digunakan dalam penyusunan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) versi 3.0. Seluruh dosen diberikan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing untuk melengkapi data tridharma perguruan tinggi, meliputi kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, karya inovatif, prestasi dosen, prestasi mahasiswa, serta berbagai bentuk kerja sama yang telah dilaksanakan oleh Program Studi Bahasa Inggris.
Selain pengumpulan data LKPS, rapat juga membahas pentingnya memastikan bahwa seluruh dokumen pendukung tersusun secara sistematis, terdokumentasi dengan baik, mudah ditelusuri, dan sesuai dengan indikator yang dipersyaratkan dalam instrumen akreditasi terbaru. Seluruh data yang dihimpun akan menjadi dasar dalam penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED) dan dokumen pendukung lainnya.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa keberhasilan akreditasi bukan hanya menjadi tanggung jawab Ketua Program Studi atau tim akreditasi semata, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika Program Studi Bahasa Inggris. Oleh karena itu, setiap dosen diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam melengkapi dokumen, memperbarui data kegiatan tridharma, serta menjaga kualitas pelaksanaan seluruh aktivitas akademik sesuai standar mutu yang berlaku.
Strategi Peningkatan Penerimaan Mahasiswa Baru
Sebagai agenda lanjutan, rapat juga membahas berbagai strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan jumlah mahasiswa baru Program Studi Bahasa Inggris pada tahun akademik mendatang.
Dalam diskusi tersebut disampaikan bahwa persaingan antarprogram studi dan perguruan tinggi semakin kompetitif sehingga diperlukan inovasi dalam strategi promosi. Program Studi Bahasa Inggris diharapkan mampu memperkenalkan berbagai keunggulan yang dimiliki kepada masyarakat secara lebih luas melalui media promosi yang efektif dan berkelanjutan.
Beberapa strategi yang menjadi rekomendasi rapat antara lain meningkatkan kegiatan promosi langsung ke SMA, SMK, dan MA melalui program sosialisasi kampus, memperkuat pemanfaatan media sosial sebagai sarana publikasi kegiatan Program Studi, menyelenggarakan lomba Bahasa Inggris, seminar, workshop, English Camp, dan pelatihan TOEFL sebagai bentuk pengabdian sekaligus media promosi kepada calon mahasiswa.
Selain itu, rapat juga mendorong optimalisasi peran mahasiswa dan alumni sebagai duta promosi Program Studi Bahasa Inggris. Testimoni alumni yang telah berhasil berkarier di berbagai bidang dinilai mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas lulusan Program Studi. Di samping itu, penyusunan video profil Program Studi, publikasi prestasi mahasiswa dan dosen, serta penyebarluasan informasi mengenai peluang karier lulusan Bahasa Inggris menjadi bagian dari strategi promosi yang akan terus dikembangkan.
Rapat juga menekankan pentingnya membangun kemitraan yang lebih luas dengan sekolah, instansi pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan lainnya sebagai upaya memperluas jejaring kerja sama sekaligus meningkatkan daya tarik Program Studi Bahasa Inggris di tengah masyarakat.
Penutup
Melalui rapat koordinasi ini, Program Studi Bahasa Inggris Universitas Muslim Buton menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, memperkuat tata kelola akademik, mempersiapkan proses akreditasi secara maksimal, serta mengembangkan berbagai strategi inovatif dalam meningkatkan jumlah mahasiswa baru.
Seluruh hasil rapat diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh setiap dosen sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan komitmen terhadap peningkatan mutu, Program Studi Bahasa Inggris optimis mampu menghadapi proses akreditasi dengan baik serta terus berkembang menjadi program studi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.






