Pembukaan Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) Program Studi Pendidikan Geografi Periode 2025/2026
Program Studi Pendidikan Geografi resmi menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) pada 15 November 2025 dengan mengusung tema: “Mengasah Kepemimpinan, Menjunjung Tinggi Etika, dan Mempertahankan Mahasiswa Pendidikan Geografi sebagai Agen Perubahan yang Berintegrasi.” Kegiatan ini diinisiasi dan dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Geografi di bawah kepemimpinan Yasmin Afra Nursalam, yang sekaligus bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan. LDKM tahun ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai angkatan dan berlangsung dalam suasana penuh semangat serta antusiasme. Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Program Studi Pendidikan Geografi, Bapak Azmin Mane, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan LDKM merupakan momentum penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas, beretika, dan memiliki kemampuan kepemimpinan yang adaptif. Beliau menekankan bahwa mahasiswa Pendidikan Geografi memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan pendidikan dan pembangunan wilayah. Ketua HMPS, Yasmin Afra Nursalam, dalam laporannya menjelaskan bahwa LDKM dirancang sebagai wahana pembinaan untuk memperkuat jiwa kepemimpinan, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan solidaritas dan kemampuan manajerial mahasiswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat mengembangkan potensi diri dan memperkuat kualitas organisasi kemahasiswaan di lingkungan Program Studi Pendidikan Geografi. Kegiatan LDKM berlangsung dengan berbagai rangkaian materi, pelatihan, serta aktivitas pengembangan diri yang bertujuan membentuk pemimpin muda yang mampu bersikap profesional, beretika, serta siap menghadapi tantangan akademik maupun organisasi. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Geografi berharap dapat terus mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki soft skill berwirausaha, kreativitas, dan kemampuan manajerial yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata maupun organisasi kemahasiswaan.

