Selama Datang FKIP UMU Buton

Author name: adminfkip

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muslim Buton Adakan Rapat Pengembangan Kurikulum Prodi Pendidikan Biologi untuk Integrasikan Kebijakan MBKM dan Program Pendukung Lainnya

UMU Online-Baubau, 21 Agustus 2024, Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan relevansi lulusan dengan kebutuhan industri, Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muslim Buton (UMU Buton) telah mengadakan rapat pengembangan kurikulum pada tanggal 20 Agustus 2024. Rapat ini dipimpin oleh Dosen Pendidikan Biologi, Ridwan, M.Si., dan dihadiri oleh seluruh dosen dan staf terkait, serta perwakilan dari mahasiswa. Rapat ini bertujuan untuk mengintegrasikan kebijakan kurikulum pendidikan tinggi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (KemendikbudDikti), khususnya terkait implementasi penuh program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ke dalam kurikulum Prodi Pendidikan Biologi. Program MBKM merupakan salah satu inisiatif utama pemerintah yang bertujuan untuk memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa dalam belajar, memperluas pengalaman mereka di luar kampus, dan meningkatkan kesiapan mereka untuk terjun ke dunia kerja. Dalam pertemuan tersebut, Ridwan, M.Si. menekankan pentingnya menyesuaikan kurikulum Prodi Pendidikan Biologi agar sesuai dengan tuntutan zaman. “Kita perlu memastikan bahwa kurikulum yang kita kembangkan tidak hanya sesuai dengan standar nasional tetapi juga mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi di era globalisasi dan revolusi industri 4.0,” ujar Ridwan. Salah satu fokus utama dari rapat ini adalah pembahasan strategi implementasi program Pengusaha Mengajar dan English Tutorial Program (ETP) yang menjadi bagian integral dari kurikulum Prodi Pendidikan Biologi. Program Pengusaha Mengajar dirancang untuk menanamkan jiwa kewirausahaan pada mahasiswa dengan melibatkan para pengusaha sukses yang memberikan kuliah tamu dan workshop. Sementara itu, English Tutorial Program ditujukan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa dan staf, yang merupakan keterampilan esensial di era global. Sebagai bagian dari kurikulum, mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP UMU Buton diwajibkan mengumpulkan 250 poin dari berbagai kegiatan yang mencakup partisipasi dalam program Pengusaha Mengajar, English Tutorial Program, dan kegiatan lain yang mendukung pengembangan soft skill. Mahasiswa yang telah mencapai 250 poin ini akan memenuhi syarat untuk mengikuti ujian akhir dan menyelesaikan studi mereka. Rapat ini juga menyoroti pentingnya membekali mahasiswa Pendidikan Biologi dengan keterampilan soft skill yang relevan dengan abad ke-21. Keterampilan seperti komunikasi efektif, kerja sama tim, kemampuan berpikir kritis, serta adaptabilitas menjadi prioritas dalam pengembangan kurikulum. “Kita harus memastikan bahwa lulusan kita tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan biologi, tetapi juga memiliki keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja dan masyarakat luas,” tambah Ridwan. Selain itu, rapat ini juga membahas langkah-langkah strategis untuk implementasi kurikulum yang baru dikembangkan, termasuk pelatihan dan pengembangan dosen, penyusunan modul pembelajaran, serta kerjasama dengan pihak eksternal seperti industri dan lembaga pendidikan lain. Partisipasi aktif dari seluruh dosen dalam implementasi program ini menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan dari integrasi kebijakan MBKM ke dalam kurikulum Prodi Pendidikan Biologi. FKIP UMU Buton berkomitmen untuk terus memperbaiki dan menyesuaikan kurikulum Prodi Pendidikan Biologi sesuai dengan perkembangan kebijakan nasional dan kebutuhan dunia kerja. Rapat ini menandai langkah awal dari proses pengembangan yang lebih besar, di mana partisipasi aktif dari seluruh pihak terkait sangat diharapkan. Dengan kurikulum yang baru ini, FKIP UMU Buton berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang tinggi, tetapi juga siap untuk menghadapi tantangan dan peluang di era modern. Lulusan Pendidikan Biologi diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi pada pembangunan daerah dan nasional. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muslim Buton merupakan salah satu fakultas unggulan yang fokus pada pengembangan tenaga pendidik profesional di Indonesia. Dengan berbagai program studi yang berkualitas, FKIP UMU Buton berkomitmen untuk mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.   Humas UMU Buton, Muh Firman Syah Jl. Betoambari No.146, Bone-Bone, Batuapoaro Baubau, Sulawesi Tenggara  

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muslim Buton Adakan Rapat Pengembangan Kurikulum Prodi Pendidikan Biologi untuk Integrasikan Kebijakan MBKM dan Program Pendukung Lainnya Read More »

UMU Buton Bahas Pemutakhiran Kurikulum Prodi PGSD, Persiapan Mahasiswa dengan Keterampilan Soft Skill dan Integrasi Program MBKM

UMU Online-Baubau, 20 Agustus 2024, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muslim Buton (UMU Buton) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja dan berkontribusi langsung kepada masyarakat. Melalui rapat penting yang dipimpin oleh Ketua Program Studi PGSD, Ibu Sitti Ramayanti Kaif, M.Pd., dibahas pemutakhiran kurikulum yang akan lebih menekankan pada pembekalan keterampilan soft skill bagi para mahasiswa. Rapat ini bertujuan untuk memastikan bahwa lulusan PGSD tidak hanya memiliki kompetensi sebagai tenaga pendidik, tetapi juga siap bersaing dalam bidang usaha lainnya. Mengingat pentingnya keterampilan abad 21, kurikulum yang akan disusun akan mencakup aspek-aspek penting seperti integritas, keterampilan komunikasi, berpikir kritis, kolaborasi, manajemen waktu, adaptasi, dan kepemimpinan. Keterampilan-keterampilan ini dianggap esensial dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan di dunia kerja yang semakin kompleks dan dinamis. Dalam kesempatan ini, Ketua Program Studi PGSD, Ibu Sitti Ramayanti Kaif, M.Pd., menekankan bahwa perubahan kurikulum ini tidak hanya bertujuan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, tetapi juga untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi individu yang utuh dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. “Kami ingin memastikan bahwa lulusan PGSD UMU Buton tidak hanya siap menjadi pendidik yang kompeten, tetapi juga mampu bersaing dalam berbagai bidang lainnya. Soft skill menjadi kunci dalam menghadapi dunia kerja yang penuh tantangan ini,” ujar Ibu Sitti. Selain itu, rapat ini juga membahas integrasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ke dalam kurikulum Prodi PGSD. Program MBKM yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di luar program studi mereka dan mendapatkan pengalaman langsung di dunia kerja. Dengan integrasi ini, mahasiswa PGSD diharapkan dapat memperoleh pengalaman yang lebih kaya, baik di dalam maupun di luar kampus, sehingga mampu mengembangkan potensi diri secara maksimal. “Integrasi program MBKM ini menjadi langkah strategis kami untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa merasakan langsung dunia kerja dan berbagai tantangan di luar sana. Kami ingin memastikan bahwa lulusan kami tidak hanya siap menjadi guru yang baik, tetapi juga siap menjadi individu yang adaptif dan inovatif di berbagai bidang,” tambah Ibu Sitti. Rapat yang berlangsung dengan penuh semangat ini dihadiri oleh seluruh dosen Prodi PGSD UMU Buton. Mereka bersama-sama menyusun langkah-langkah konkret yang akan diambil dalam proses pemutakhiran kurikulum ini. Salah satu fokus utama adalah bagaimana keterampilan-keterampilan soft skill tersebut dapat diintegrasikan ke dalam setiap mata kuliah yang ada, serta bagaimana pengalaman belajar yang bersifat praktikal dapat diberikan kepada mahasiswa melalui program MBKM. Dalam waktu dekat, hasil dari rapat ini akan diwujudkan dalam bentuk kurikulum baru yang siap diimplementasikan pada semester mendatang. Kurikulum ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi akademik mahasiswa, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi individu yang siap pakai di dunia kerja maupun masyarakat. Dengan pemutakhiran kurikulum ini, UMU Buton melalui Prodi PGSD-nya, sekali lagi menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan mempersiapkan mahasiswa yang siap menghadapi masa depan. Langkah ini diharapkan dapat menjadikan lulusan PGSD UMU Buton sebagai sosok yang unggul, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga di berbagai sektor lain yang membutuhkan keahlian dan keterampilan yang memadai.   Humas UMU Buton, Muh Firman Syah Jl. Betoambari No.146, Bone-Bone, Batuapoaro Baubau, Sulawesi Tenggara

UMU Buton Bahas Pemutakhiran Kurikulum Prodi PGSD, Persiapan Mahasiswa dengan Keterampilan Soft Skill dan Integrasi Program MBKM Read More »

Ps Pendidikan Matematika UMU Buton Tinjau dan Sinkronkan Kurikulum dengan Kebutuhan Dunia Kerja dan Kompetensi Abad 21

UMU Online-Baubau, 20 Agustus 2024 Ps Pendidikan Matematika Universitas Muslim Buton (UMU Buton) baru-baru ini mengadakan rapat membahas peninjauan dan pembaruan kurikulum pada program studi pada Ps Pendidikan matematika. Fokus utama dari rapat ini adalah menyinkronkan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja saat ini serta kompetensi yang dibutuhkan di abad ke-21. Selain itu, rapat ini juga membahas implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), terutama terkait pembelajaran di luar perguruan tinggi melalui skema Magang, Membangun Desa, Kewirausahaan, dan Asisten Mengajar. Inisiatif-inisiatif ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dan meningkatkan kesiapan mereka menghadapi tantangan profesional di masa depan. Rapat ini dipimpin oleh Ketua Program Studi Pendidikan Matematika, Samron, M.Pd., dan dihadiri oleh beberapa tokoh akademik penting, termasuk Afuddin Arua, M.Pd., yang merupakan dosen Prodi Pendidikan Matematika serta Kepala Kantor Kerjasama dan Hubungan Internasional di UMU Buton. Irawati, M.Pd., yang juga merupakan dosen Prodi Pendidikan Matematika, turut memberikan pandangan dalam diskusi mengenai pengembangan kurikulum serta pentingnya mengadaptasi strategi pendidikan agar sesuai dengan standar global. Tema sentral dari rapat ini adalah pentingnya penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan industri dan kompetensi yang semakin dihargai di pasar kerja saat ini. Seiring dengan perkembangan pesat teknologi dan perubahan lanskap ekonomi global, institusi pendidikan seperti UMU Buton menyadari bahwa mahasiswa perlu dibekali dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan serta adaptif. Dalam diskusi ini, ditekankan pentingnya memasukkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital ke dalam kurikulum. Kompetensi-kompetensi ini dianggap esensial agar mahasiswa dapat berhasil dalam dunia yang semakin terhubung secara global, di mana pemecahan masalah dan inovasi menjadi kunci dalam berbagai peran profesional. Penyesuaian mata kuliah dengan kompetensi-kompetensi ini dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing lulusan UMU Buton dan mempersiapkan mereka untuk menjadi pemimpin di bidangnya masing-masing. Selain penyesuaian kurikulum, rapat ini juga menyoroti implementasi program MBKM yang menawarkan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman dunia nyata melalui berbagai kegiatan di luar kampus. Program magang, misalnya, memungkinkan mahasiswa untuk bekerja langsung dengan mitra industri, memberikan mereka pengalaman praktis yang sangat berharga dalam menjembatani kesenjangan antara pembelajaran akademik dan penerapan praktis. Program Membangun Desa mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam pengabdian masyarakat, berkontribusi pada pengembangan daerah pedesaan sekaligus memahami kebutuhan dan tantangan masyarakat. Program kewirausahaan mengasah inovasi dan kemampuan bisnis di kalangan mahasiswa, membekali mereka dengan keterampilan yang diperlukan untuk memulai dan mengelola usaha mereka sendiri. Sementara itu, program asisten mengajar memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berkontribusi di sektor pendidikan, mengasah keterampilan pedagogi dan pemahaman mereka tentang dinamika pendidikan. Afuddin Arua, M.Pd., menekankan pentingnya program-program tersebut dalam meningkatkan pengalaman pendidikan secara keseluruhan di UMU Buton. Ia mencatat bahwa integrasi inisiatif-inisiatif ini ke dalam kurikulum tidak hanya memperkaya perjalanan akademik mahasiswa tetapi juga memastikan bahwa mereka siap untuk memenuhi tuntutan tempat kerja abad ke-21. “Dengan menyelaraskan kurikulum kami dengan kebutuhan industri dan mengintegrasikan program MBKM, kami berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cakap secara akademis tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan kompetensi yang diperlukan untuk unggul dalam karir mereka,” ujarnya. Rapat ini ditutup dengan kesepakatan bahwa evaluasi dan revisi kurikulum harus terus dilakukan untuk menjaga relevansi dan efektivitasnya. Para peserta rapat sepakat akan pentingnya terus memperhatikan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang serta dinamika ekonomi global, sehingga UMU Buton dapat terus berada di garis depan dalam menyediakan pendidikan berkualitas yang berpandangan ke depan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. UMU Buton tetap berkomitmen pada misinya untuk mendorong keunggulan akademik dan menghasilkan lulusan yang siap memberikan kontribusi berarti bagi masyarakat dan dunia pada umumnya. Upaya berkelanjutan universitas dalam menyelaraskan kurikulumnya dengan standar global dan kebutuhan pasar kerja modern adalah bukti nyata dari komitmen tersebut. Humas UMU Buton, Muhamad Firman Syah Jl. Betoambari No.146, Bone-Bone, Batuapoaro Baubau, Sulawesi Tenggara

Ps Pendidikan Matematika UMU Buton Tinjau dan Sinkronkan Kurikulum dengan Kebutuhan Dunia Kerja dan Kompetensi Abad 21 Read More »

FKIP-Rapat Skema Konversi Mata Kuliah Asisten Mengajar di Sekolah, MBKM Universitas Muslim Buton 2024

UMU Online-Baubau, 24 Juli 2024 FKIP  Universitas Muslim Buton (UMU Buton) menyelenggarakan rapat mengenai skema konversi mata kuliah untuk program Asisten Mengajar di Sekolah dalam kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) tahun 2024. Rapat yang berlangsung pada tanggal 23 Juli 2024 ini melibatkan para pemangku kepentingan dari berbagai Ps lingkup FKIP di UMU Buton. Dekan FKIP  UMU Buton, Irjayanti, M.Pd., menyatakan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk menghubungkan teori yang dipelajari di kampus dengan praktik nyata di lapangan. “Kami percaya bahwa program Asisten Mengajar di Sekolah akan memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, meningkatkan kompetensi mereka, dan pada saat yang sama memberikan dampak positif bagi sekolah-sekolah mitra. Skema konversi mata kuliah ini akan memastikan bahwa pengalaman tersebut diakui secara akademik,” ujarnya. Program Asisten Mengajar di Sekolah adalah salah satu inisiatif dalam program MBKM yang bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam dunia pendidikan. Melalui program ini, mahasiswa UMU Buton ditempatkan di berbagai sekolah untuk mengajar, mengelola kelas, dan berinteraksi langsung dengan siswa serta tenaga pendidik. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pedagogi mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi sekolah-sekolah mitra. Dalam rapat tersebut, diputuskan bahwa pengalaman yang didapatkan oleh mahasiswa selama mengikuti program Asisten Mengajar di Sekolah dapat dikonversi menjadi beberapa mata kuliah yang relevan. Adapun skema konversi yang disepakati adalah sebagai berikut: Konsep Dasar Pedagogi (4 SKS) Pengalaman mengajar di sekolah akan memberikan mahasiswa pemahaman mendalam tentang teori dan praktik pedagogi. Mereka akan diajarkan untuk menerapkan berbagai konsep pedagogi dalam situasi nyata di kelas. Manajemen Kelas (3 SKS) Mahasiswa akan belajar bagaimana mengelola kelas secara efektif, menjaga ketertiban, serta mengoptimalkan proses belajar mengajar melalui strategi manajemen kelas yang tepat. Berpikir Kritis, Kreatif, dan Inovatif (3 SKS) Melalui pengalaman menghadapi berbagai tantangan dalam mengajar, mahasiswa akan didorong untuk berpikir kritis, kreatif, dan inovatif. Mereka diharapkan mampu menciptakan metode pembelajaran yang efektif dan menarik bagi siswa. Komunikasi & Public Speaking (4 SKS) Kemampuan komunikasi dan berbicara di depan umum adalah keterampilan penting yang akan dikembangkan selama mengajar. Mahasiswa akan belajar cara menyampaikan materi dengan jelas dan efektif, serta membangun hubungan baik dengan siswa. Kepemimpinan (3 SKS) Dalam peran sebagai pemimpin di kelas, mahasiswa akan belajar bagaimana memotivasi siswa, mengambil keputusan, dan memimpin berbagai aktivitas pembelajaran. Pembelajaran Emosi dan Sosial (3 SKS) Interaksi dengan siswa dan guru di sekolah akan mengajarkan mahasiswa cara mendukung perkembangan sosial dan emosional siswa, serta memahami dinamika sosial di lingkungan pendidikan. Dengan  skema konversi mata kuliah ini, UMU Buton akan terus melakukan sosialisasi kepada seluruh mahasiswa dan dosen terkait pelaksanaan dan teknis program Asisten Mengajar di Sekolah. Diharapkan seluruh pihak dapat mendukung suksesnya program ini, sehingga tujuan dari MBKM lingkup UMU Buton  dapat tercapai dengan baik. Editor, kantor humas UMU Buton, Muh Firman Syah.

FKIP-Rapat Skema Konversi Mata Kuliah Asisten Mengajar di Sekolah, MBKM Universitas Muslim Buton 2024 Read More »

FKIP UMU Buton Mengadakan Monitoring dan Evaluasi Pembelajaran Pada Semester Genap T.A 2023/2024

UMU Online- Universitas Muslim Buton, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan mengadakan Monitoring dan Evaluasi pembelajaran pada semseter Genap T.A 2023/2024 diruang Aula UMU Buton pada hari Senin, 03 Juni 2024 untuk menjamin implementasi Standar Penjaminan Mutu telah dilakukan, serta membuktikan kesesuaian pencapaian standar dan mengevaluasi efektifitas implementasi standar proses pembelajara selama pelaksanaan proses pembelajaran semester yang dihadiri oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Biro Pendidikan Pembelajaran Dekan FKIP, Para Kaprodi serta Dosen lingkup FKIP. Adapun Garis besar monev pembelajaran semester Genap T.A 2023/2024 yang disamapaiakan oleh Dekan FKIP adalah sebagai berikut: Bagaimana proses pelaksnaan perkuliahan yang dilaksanakan oleh dosen lingkup FKIP? Bagi dosen yang belum memenuhi pertemuan di dalam proses pembelajaran agar diselesaikan/dituntaskan! Hal-hal penting yang dianggap penting? Mengacu pada tiga poin di atas maka, monev dilakukan dengan pengecekan keaktifan dosen, dan proses pembelajaran. Pada monev ini, proses perkuliah sudah berjalan 9 s.d 10 pertemuan sedangkan pembelajaran daring yang menjadi kewajiban bagi semua dosen pengampu mata kuliah di kelas pengembangan berjalan dengan baik. Adapun hal-hal lain yang dimaksud adalah Mahasiswa yang belum memenuhi syarat untuk mengikuti UAS (Ujian Akhir Semester) dan pemberian nilai mata kuliah di kembaliakn di penanggungjawab Pengampu mata kuliah. Pengurusan Ijazah dan Transkrip nilai dikelolah oleh Fakultas lingkup FKIP. Hal ini dilakukan mengingat kendala-kendala yang dihadapi pada pengurusan sebelumnya, maka dekan FKIP mengeluarkan kebijakan untuk mengabil alih pengurusan ijaza ditingkat Fakultas. Kebijakan tersebut di sepakati pada Forum Rapat Leadership Monitoring dan Evaluasi Pembelajaran Pada Semester Genap T.A 2023/2024. Editor, Kantor Humas UMU Buton Muhamad Firman Syah

FKIP UMU Buton Mengadakan Monitoring dan Evaluasi Pembelajaran Pada Semester Genap T.A 2023/2024 Read More »

Rapat Evaluasi FKIP UMU Buton

UMU Online-Baubau, Tanggal 12 Mei 2024, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMU Buton mengadakan rapat evaluasi untuk menilai kinerja fakultas dari segi akademik dan administrasi. Rapat ini dihadiri oleh pimpinan fakultas serta dosen-dosen dari berbagai program studi. Rapat dibuka oleh Dekan FKIP UMU Buton yang menyampaikan pentingnya evaluasi rutin sebagai alat untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas kinerja fakultas. Dekan memulai rapat dengan memberikan ulasan singkat mengenai tujuan evaluasi ini, yaitu untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam pelaksanaan tugas akademik dan administratif, serta untuk merumuskan strategi perbaikan ke depan. Dekan juga menggarisbawahi pencapaian-pencapaian signifikan yang telah diraih fakultas selama semester ini, seperti peningkatan jumlah publikasi penelitian dan perolehan hibah penelitian. Wakil Dekan Bidang Akademik kemudian mempresentasikan laporan evaluasi akademik. Laporan ini mencakup analisis kinerja dosen dalam pengajaran, tingkat kehadiran dan partisipasi mahasiswa, serta hasil-hasil belajar yang dicapai. Ditemukan bahwa meskipun sebagian besar program studi menunjukkan kinerja yang memuaskan, ada beberapa mata kuliah yang memerlukan peningkatan dalam metode pengajaran dan materi yang disampaikan. Para dosen didorong untuk lebih aktif dalam mengikuti pelatihan pengajaran dan menggunakan teknologi dalam proses belajar mengajar. Selanjutnya, Wakil Dekan menyampaikan laporan evaluasi administrasi. Laporan ini menyoroti efisiensi dan efektivitas pelayanan administrasi fakultas, termasuk pengelolaan anggaran, administrasi akademik, dan layanan mahasiswa. Beberapa area yang memerlukan perbaikan adalah respon waktu dalam pengurusan administrasi dan peningkatan layanan perpustakaan. Fakultas berencana untuk mengimplementasikan sistem manajemen baru yang lebih terintegrasi untuk mempercepat proses administrasi. Para dosen kemudian diberi kesempatan untuk memberikan masukan dan saran. Beberapa dosen menyampaikan bahwa dukungan teknis dan infrastruktur perlu ditingkatkan untuk menunjang kegiatan penelitian dan pengajaran. Selain itu, usulan untuk meningkatkan kolaborasi antarprogram studi dan dengan institusi eksternal juga disampaikan, dengan tujuan memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas akademik. Rapat ini juga membahas rencana tindak lanjut dari hasil evaluasi. Dekan menyatakan komitmen untuk segera mengimplementasikan rekomendasi-rekomendasi yang telah disepakati dalam rapat, termasuk penyelenggaraan workshop peningkatan kompetensi dosen dan pembaruan fasilitas pendukung akademik. Selain itu, sebuah tim khusus akan dibentuk untuk memantau pelaksanaan rekomendasi dan memastikan bahwa semua tindakan perbaikan dilakukan tepat waktu. Rapat ditutup dengan pernyataan dari Dekan yang menekankan bahwa evaluasi ini bukan hanya sekedar formalitas, tetapi merupakan bagian penting dari upaya berkelanjutan untuk mencapai keunggulan akademik dan administrasi di FKIP UMU Buton. Dekan juga mengajak seluruh dosen dan staf untuk terus berinovasi dan bekerja sama dalam menciptakan lingkungan akademik yang lebih baik dan mendukung perkembangan seluruh mahasiswa. Dengan adanya rapat evaluasi ini, FKIP UMU Buton menunjukkan komitmennya dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas kinerja, baik dari segi akademik maupun administrasi, demi mencapai visi dan misinya sebagai institusi pendidikan yang unggul.   Humas Universitas Muslim Buton, Muh Firman Syah Email: humas@umubuton.ac.id Telepon: (0402) 123-4567

Rapat Evaluasi FKIP UMU Buton Read More »

Rapat Dengan Unit Penjaminan Mutu FKIP UMU Buton

UMU Online-Baubau, Pada tanggal 5 Mei 2024, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muslim Buton mengadakan rapat dengan Unit Penjaminan Mutu (UPM). Rapat ini dihadiri oleh pimpinan fakultas dan anggota UPM, bertujuan untuk membahas langkah-langkah peningkatan kualitas akademik dan administrasi di fakultas. Rapat dibuka oleh Dekan FKIP yang menyampaikan pentingnya kolaborasi antara fakultas dan UPM dalam upaya memastikan standar mutu yang tinggi. Dekan menekankan bahwa keberhasilan program studi dan fakultas secara keseluruhan sangat bergantung pada sistem penjaminan mutu yang efektif. Agenda pertama adalah evaluasi hasil monitoring dan evaluasi yang telah dilakukan oleh UPM. Ketua UPM mempresentasikan temuan-temuan terkait kinerja akademik, pelayanan administrasi, dan fasilitas yang tersedia di FKIP. Ditemukan bahwa beberapa aspek sudah memenuhi standar yang ditetapkan, namun masih ada beberapa area yang perlu perbaikan, seperti peningkatan kualitas layanan perpustakaan dan dukungan terhadap kegiatan penelitian. Selanjutnya, rapat membahas rencana tindakan untuk mengatasi temuan tersebut. Diskusi berlangsung aktif, dengan anggota UPM dan dosen-dosen memberikan masukan dan saran mengenai langkah-langkah perbaikan yang dapat dilakukan. Beberapa inisiatif baru diusulkan, termasuk peningkatan pelatihan untuk dosen dalam penggunaan teknologi pembelajaran dan pengembangan sistem umpan balik dari mahasiswa terkait proses belajar mengajar. Dekan juga meminta UPM untuk melakukan evaluasi secara berkala terhadap setiap program yang dijalankan, serta melibatkan mahasiswa dalam proses penjaminan mutu untuk mendapatkan perspektif yang lebih luas. Hal ini dianggap penting agar fakultas dapat terus beradaptasi dengan kebutuhan dan harapan mahasiswa. Di akhir rapat, kedua belah pihak sepakat untuk menyusun rencana aksi yang jelas dan terukur untuk meningkatkan kualitas di semua aspek. Rapat ditutup dengan pernyataan dari Dekan yang menekankan pentingnya komitmen bersama untuk mencapai visi dan misi FKIP UMU Buton sebagai institusi pendidikan yang unggul. Dengan adanya rapat ini, diharapkan kerjasama antara FKIP dan Unit Penjaminan Mutu dapat terjalin lebih erat, sehingga dapat menciptakan lingkungan akademik yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.   Humas Universitas Muslim Buton, Muh Firman Syah Email: humas@umubuton.ac.id Telepon: (0402) 123-4567

Rapat Dengan Unit Penjaminan Mutu FKIP UMU Buton Read More »

Rapat Kepanitiaan UMU Entrepreneur Expo 2024

UMU Online-Baubau, Tanggal 11 April 2024, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muslim Buton mengadakan rapat kepanitiaan UMU Entrepreneur Expo 2024. Rapat ini melibatkan seluruh anggota panitia dari FKIP yang bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan acara tersebut. FKIP selaku penanggung jawab utama bertekad menjadikan expo ini sebagai ajang yang sukses dan bermanfaat bagi seluruh peserta. Rapat dibuka oleh Dekan FKIP UMU Buton yang menyampaikan pentingnya peran FKIP dalam menyelenggarakan UMU Entrepreneur Expo 2024. Dekan menekankan bahwa acara ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk mempromosikan kemampuan dan kreativitas mahasiswa dalam bidang kewirausahaan, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun jaringan dengan pelaku industri dan masyarakat luas. Agenda pertama dalam rapat ini adalah pembahasan mengenai perencanaan acara. Ketua panitia memaparkan rencana umum expo, termasuk tema, jadwal, dan susunan acara. Setiap seksi kepanitiaan kemudian diberikan kesempatan untuk melaporkan progres persiapan mereka. Seksi Acara menjelaskan detail tentang susunan acara termasuk seminar, workshop, dan pameran produk. Seksi Logistik melaporkan tentang persiapan tempat dan perlengkapan yang dibutuhkan, serta koordinasi dengan pihak-pihak eksternal terkait fasilitas pendukung. Selanjutnya, rapat membahas pembagian tugas dan tanggung jawab setiap seksi. Seksi Dokumentasi mengusulkan strategi untuk mengabadikan setiap momen penting selama acara berlangsung, termasuk penyediaan fotografer dan videografer. Seksi Humas dan Publikasi mempresentasikan rencana promosi untuk menarik minat peserta dan pengunjung, termasuk penggunaan media sosial dan kerjasama dengan media lokal. Semua anggota panitia sepakat untuk bekerja sama dan saling mendukung agar setiap seksi dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Selain itu, rapat juga membahas mengenai pendanaan dan sponsorship. Bendahara panitia melaporkan status anggaran yang tersedia dan sumber-sumber dana yang telah berhasil diperoleh. Seksi Sponsorship melaporkan bahwa mereka telah menjalin komunikasi dengan beberapa perusahaan dan instansi yang potensial menjadi sponsor acara. Ditekankan pentingnya memastikan transparansi dalam pengelolaan dana dan akuntabilitas terhadap setiap pengeluaran yang dilakukan. Pada sesi diskusi terbuka, para anggota panitia diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan dan saran mereka. Beberapa anggota mengusulkan penambahan sesi networking bagi peserta expo agar dapat berinteraksi lebih intensif dengan para pengusaha sukses dan pemangku kepentingan lainnya. Selain itu, usulan mengenai penyediaan hadiah atau penghargaan bagi peserta terbaik juga dibahas untuk memberikan motivasi lebih bagi para peserta. Rapat ditutup dengan arahan dari Dekan FKIP UMU Buton yang menegaskan pentingnya kerja sama dan komunikasi yang baik antar semua anggota panitia. Dekan juga mengingatkan bahwa keberhasilan acara ini sangat bergantung pada komitmen dan dedikasi seluruh tim. Dekan mengajak semua anggota panitia untuk terus berkoordinasi dan melaporkan setiap perkembangan yang terjadi agar persiapan dapat berjalan lancar dan sesuai rencana. Dengan adanya rapat kepanitiaan ini, diharapkan UMU Entrepreneur Expo 2024 dapat terlaksana dengan sukses dan memberikan dampak positif bagi seluruh peserta dan masyarakat. FKIP UMU Buton berkomitmen untuk terus bekerja keras dan memastikan bahwa acara ini menjadi ajang yang inspiratif dan bermanfaat.   Humas Universitas Muslim Buton, Muh Firman Syah Email: humas@umubuton.ac.id Telepon: (0402) 123-4567

Rapat Kepanitiaan UMU Entrepreneur Expo 2024 Read More »