Selama Datang FKIP UMU Buton

PBI

English Beyond the Classroom: ESA English Meeting Hadirkan Ruang Belajar Outdoor untuk Mengasah Kemampuan Speaking Mahasiswa

English Beyond the Classroom: ESA English Meeting Hadirkan Ruang Belajar Outdoor untuk Mengasah Kemampuan Speaking Mahasiswa

Baubau, UMU Online, 17 Juli 2026 – Suasana belajar yang berbeda tampak dalam pelaksanaan English Meeting yang diselenggarakan oleh English Students Association (ESA) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Muslim Buton (UMU Buton). Kegiatan yang menjadi agenda rutin mingguan organisasi mahasiswa tersebut kembali menghadirkan nuansa pembelajaran yang menyenangkan dengan memilih lokasi outdoor yang asri dan jauh dari suasana formal ruang kelas. Dikelilingi pepohonan hijau, udara segar, dan panorama alam yang menenangkan, para mahasiswa berkumpul untuk berdiskusi, berlatih berbicara, serta membangun kepercayaan diri menggunakan bahasa Inggris dalam situasi nyata. English Meeting merupakan salah satu program unggulan ESA yang dirancang sebagai wadah pengembangan kemampuan berbahasa Inggris, khususnya speaking skills, melalui aktivitas komunikasi yang aktif, interaktif, dan kontekstual. Berbeda dengan pembelajaran formal di kelas yang lebih berorientasi pada capaian akademik, kegiatan ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menggunakan bahasa Inggris secara alami dalam berbagai bentuk interaksi, mulai dari diskusi kelompok, presentasi singkat, debat ringan, storytelling, role play, problem solving, hingga permainan edukatif yang semuanya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Pelaksanaan kegiatan di ruang terbuka bukan tanpa alasan. ESA meyakini bahwa lingkungan belajar yang nyaman mampu mengurangi kecemasan mahasiswa ketika berbicara menggunakan bahasa asing. Suasana santai di tempat wisata atau lokasi bernuansa alam memberikan pengalaman belajar yang lebih rileks sehingga mahasiswa terdorong untuk lebih aktif mengemukakan pendapat, menyampaikan ide, serta membangun komunikasi dengan teman-temannya tanpa rasa takut melakukan kesalahan. Dalam pertemuan kali ini, sejumlah mahasiswa tampil secara bergantian menjadi moderator, pemateri, maupun fasilitator diskusi. Mereka memandu jalannya kegiatan sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, memberikan tanggapan terhadap suatu isu, serta melatih kemampuan berpikir kritis melalui diskusi yang berlangsung secara komunikatif. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan berbicara, tetapi juga memperkaya kosakata, memperbaiki pelafalan (pronunciation), meningkatkan kelancaran berbicara (fluency), dan membangun ketepatan penggunaan tata bahasa (accuracy). Berbagai topik yang diangkat dalam English Meeting selalu disesuaikan dengan kehidupan sehari-hari maupun isu-isu aktual sehingga lebih dekat dengan pengalaman mahasiswa. Tema-tema seperti pendidikan, teknologi, lingkungan, budaya lokal, media sosial, pariwisata, kesehatan mental, kepemimpinan, hingga pengembangan diri menjadi bahan diskusi yang menarik. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya belajar bahasa Inggris sebagai mata kuliah, tetapi juga belajar menggunakannya sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan gagasan secara efektif. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk membangun kebiasaan berpikir dalam bahasa Inggris. Selama kegiatan berlangsung, peserta didorong untuk meminimalkan penggunaan bahasa Indonesia dan lebih banyak menggunakan bahasa Inggris dalam setiap interaksi. Apabila menemui kesulitan dalam menyampaikan ide, fasilitator memberikan bantuan berupa kosakata, ekspresi, maupun struktur kalimat yang sesuai sehingga proses belajar tetap berlangsung secara alami tanpa memberikan tekanan kepada peserta. Keunikan lain dari English Meeting ESA adalah pendekatan pembelajaran yang mengedepankan kolaborasi. Tidak ada batasan antara mahasiswa semester awal maupun semester akhir. Seluruh peserta saling mendukung dan memberikan umpan balik secara positif. Mahasiswa yang telah memiliki kemampuan berbicara lebih baik berperan sebagai mentor bagi teman-temannya, sedangkan mahasiswa baru memperoleh kesempatan belajar langsung melalui praktik komunikasi yang intensif. Budaya saling membantu inilah yang menjadi salah satu kekuatan organisasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan produktif. Selain menjadi sarana peningkatan kompetensi bahasa Inggris, English Meeting juga menjadi media pengembangan soft skills mahasiswa. Setiap peserta dilatih untuk memiliki keberanian tampil di depan umum, kemampuan memimpin diskusi, bekerja sama dalam tim, berpikir kritis, menyampaikan argumentasi secara logis, serta menghargai perbedaan pendapat. Kompetensi-kompetensi tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja maupun tantangan global yang semakin kompetitif. Pemilihan lokasi kegiatan yang berpindah-pindah juga memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik. ESA secara rutin memanfaatkan berbagai ruang publik, taman, kawasan wisata, maupun lokasi terbuka lainnya sebagai tempat penyelenggaraan English Meeting. Konsep ini memberikan suasana baru di setiap pertemuan sehingga mahasiswa tidak merasa jenuh. Alam terbuka sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi berbagai aktivitas pembelajaran, seperti descriptive speaking, impromptu speech, observational discussion, hingga environmental storytelling. Melalui konsep pembelajaran di luar kelas, mahasiswa diajak memahami bahwa belajar bahasa Inggris tidak harus selalu dilakukan di ruang kuliah. Bahasa merupakan alat komunikasi yang akan berkembang apabila digunakan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, ESA berupaya membangun budaya berbahasa Inggris yang hidup melalui aktivitas yang menyenangkan, komunikatif, dan dekat dengan kehidupan mahasiswa. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Setiap sesi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan, tanggapan, dan diskusi yang menunjukkan meningkatnya rasa percaya diri mahasiswa dalam menggunakan bahasa Inggris. Kesalahan dalam pengucapan maupun tata bahasa tidak dijadikan sebagai hambatan, melainkan sebagai bagian dari proses pembelajaran yang terus diperbaiki melalui latihan yang berkelanjutan. Program ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap visi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMU Buton dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan memiliki kemampuan komunikasi internasional. Kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris tidak lagi dipandang sekadar sebagai capaian akademik, tetapi sebagai kompetensi utama yang harus dimiliki calon pendidik maupun profesional di era globalisasi. Keberlangsungan English Meeting setiap minggu menunjukkan komitmen ESA dalam membangun budaya akademik yang aktif dan berorientasi pada pengembangan kompetensi mahasiswa. Organisasi mahasiswa tidak hanya menjadi wadah kegiatan administratif, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang mampu melengkapi proses pendidikan formal di kampus. Ke depan, ESA berencana memperkaya variasi kegiatan dengan menghadirkan lebih banyak program berbasis praktik komunikasi, seperti English Camp, English Debate, Public Speaking Competition, English Fun Games, Movie Discussion, Book Review Session, serta kolaborasi bersama mahasiswa dari perguruan tinggi lain. Berbagai inovasi tersebut diharapkan dapat memperluas pengalaman belajar mahasiswa sekaligus memperkuat jejaring akademik dan organisasi. Melalui English Meeting, ESA membuktikan bahwa pembelajaran bahasa Inggris dapat berlangsung secara menyenangkan tanpa mengurangi kualitas akademiknya. Suasana santai di alam terbuka justru menjadi katalis yang mendorong mahasiswa lebih berani berbicara, lebih aktif berdiskusi, dan lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi. Semangat belajar yang ditunjukkan para mahasiswa menjadi gambaran bahwa proses penguasaan bahasa asing membutuhkan konsistensi, keberanian, dan lingkungan yang mendukung. Dengan menjadikan English Meeting sebagai agenda rutin mingguan, ESA terus menanamkan budaya “Learning English by Using English”, yaitu belajar bahasa Inggris melalui praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi yang akan membuka lebih banyak peluang di tingkat nasional maupun internasional.

English Beyond the Classroom: ESA English Meeting Hadirkan Ruang Belajar Outdoor untuk Mengasah Kemampuan Speaking Mahasiswa Read More »

Project Mata Kuliah: American English Literature Bioskop Mini

Project Mata Kuliah: American English Literature Bioskop Mini

FKIP-UMU Buton. Hari rabu 15 Juli 2026, mahasiswa/i pendidikan Bahasa Inggris semester 2 melakukan nonton bersama di mini bioskop universitas muslim Buton.. Mata kuliah American English literature menjadi salah satu mata kuliah yang mengenalkan penuli-penulis sastra Amerika dan Inggris. Selain mengenalkan penulis-penulis nya mahasiswa/i juga harus mengetahui karya-karya sastra Amerika dan Inggris. Dan di akhir ujian semester mata kuliah tersebut menonton movie yang befurious”fast and furious” Yang diproduksi oleh Neal H Moritz. Mahasiswa/i tidak hanya menonton film tersebut tetapi mereka juga melihat dari unsur intrinsik dan ekstrinsik.. Mata kuliah tersebut di ampuh oleh ibu Hasrida Ardin, S. Hum., M. Hum. Selain itu juga mahasiswa/i dapat terhibur dengan menonton film tersebut dan bisa mendapatkan pelajaran dari film tersebut..Sastra Amerika tidak hanya hidup di lembar novel setebal 500 halaman. Ia hidup juga di dialog, kostum, dan emosi para tokoh di layar. Project “FROM PAGE TO SCREEN” adalah project mahasiswa/i Mata Kuliah American English Literature di program studi pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muslim Buton. Tujuan dengan menonton film tersebut untuk menjembatani sastra klasik Amerika dengan generasi digital. Dengan menonton adaptasi film dari karya sastra Amerika, mahasiswa/i dapat belajar memahami konteks sejarah, gaya bahasa, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tanpa kehilangan rasa cinta pada teks aslinya. Mahasiswa juga sering kesulitan memahami karya sastra Amerika seperti The Great Gatsby, To Kill a Mockingbird, atau The Scarlet Letter karena perbedaan budaya dan bahasa yang berat. Maka Project ini bertujuan untuk: 1. Literasi: Meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap unsur intrinsik dan ekstrinsik karya sastra Amerika 2. Analisis Kritis: Melatih kemampuan membandingkan novel vs film adaptation — apa yang setia, apa yang berubah, dan mengapa 3. Apresiasi: Menumbuhkan apresiasi terhadap American Dream, rasialisme, feminisme, dan nilai moral dalam karya sastra Amerika

Project Mata Kuliah: American English Literature Bioskop Mini Read More »

English Students Association (ESA) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMU Buton Resmi Luncurkan Program Kerja Tahun 2026

English Students Association (ESA) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMU Buton Resmi Luncurkan Program Kerja Tahun 2026

FKIP – UMU Buton. Baubau, 20 Juni 2026 – English Students Association (ESA) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muslim Buton (UMU Buton) secara resmi melaksanakan kegiatan Launching Program Kerja ESA Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkenalkan arah, visi, serta berbagai program kerja organisasi mahasiswa yang akan dilaksanakan selama satu periode kepengurusan. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne UMU Buton, dilanjutkan dengan pembacaan doa sebagai bentuk rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Ketua English Students Association (ESA) memperkenalkan struktur kepengurusan yang baru sekaligus menyampaikan visi dan misi organisasi. ESA berkomitmen untuk menjadi wadah pengembangan mahasiswa yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga penguatan kompetensi akademik, kepemimpinan, karakter, serta semangat kolaborasi antarmahasiswa. Ketua ESA juga mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk menjaga kekompakan dalam merealisasikan seluruh program kerja yang telah disusun bersama. Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang diwakili dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus ESA atas dedikasi dan semangat dalam merancang berbagai program yang bermanfaat bagi mahasiswa. Program studi memberikan dukungan penuh terhadap setiap kegiatan organisasi yang mampu mendorong peningkatan kreativitas, inovasi, serta pengembangan soft skills mahasiswa. Dalam sambutannya juga disampaikan harapan agar ESA terus menjadi organisasi yang aktif melahirkan program-program unggulan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pengembangan sikap, kepemimpinan, keterampilan sosial, dan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra strategis Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dalam menciptakan berbagai kegiatan yang berdampak positif bagi kemajuan program studi maupun institusi. Puncak kegiatan ditandai dengan Launching Program Kerja ESA Tahun 2026 yang secara resmi dibuka oleh Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Setelah peluncuran, pengurus ESA mempresentasikan berbagai program unggulan yang akan dilaksanakan selama satu periode kepengurusan. Program-program tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas akademik mahasiswa, kemampuan berbahasa Inggris, kepemimpinan, pengabdian kepada masyarakat, serta mempererat solidaritas di lingkungan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi dan foto bersama yang melibatkan dosen, pengurus ESA, mahasiswa, serta seluruh tamu undangan sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan seluruh program kerja yang telah diluncurkan. Melalui kegiatan ini diharapkan English Students Association (ESA) semakin berperan sebagai organisasi mahasiswa yang inovatif, kolaboratif, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung visi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muslim Buton dalam mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

English Students Association (ESA) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMU Buton Resmi Luncurkan Program Kerja Tahun 2026 Read More »

ESA Melaksanakan Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK)

ESA Melaksanakan Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK)

PBI – UMU BUTON. ESA (English Student Association) melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) merupakan salah satu program pembinaan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas karakter, kemampuan kepemimpinan, serta keterampilan berorganisasi bagi peserta. Program studi pendidikan bahasa inggris melaksanakan kegiatan latihan dasar kepemimpinan yang bernaung himpunan mahasiswa prodi dalam hal ini ESA (english student association), Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wadah pembelajaran dalam membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, percaya diri, dan mampu bekerja sama dalam tim. Melalui berbagai rangkaian kegiatan seperti penyampaian materi kepemimpinan, diskusi, simulasi, dan pelatihan kerja sama, peserta diajak untuk memahami pentingnya sikap kepemimpinan dalam kehidupan organisasi maupun bermasyarakat. Dalam hal ini pemateri yang membawakan dasar-dasar kepemimpinan oleh Darmin Hasirun, S.H., M.Si beliau juga menegaskan menjadi pemimpin itu dimulai dari bagaimana memimpin diri sendiri kemudian masyarakat pada umumnya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat solidaritas, komunikasi yang efektif, serta jiwa kepedulian sosial antar peserta. Dengan terlaksananya Latihan Dasar Kepemimpinan, diharapkan peserta mampu menjadi generasi yang aktif, inovatif, dan memiliki integritas tinggi dalam menjalankan peran sebagai pelajar, mahasiswa, maupun calon pemimpin di masa depan.

ESA Melaksanakan Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Read More »

Kegiatan Florecent Camp Pada Mahasiswa

Kegiatan Florecent Camp Pada Mahasiswa Program Studi pendidikan Bahasa Inggris

PBI – UMU BUTON. Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dalam upaya meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris serta membangun kepercayaan diri mahasiswa dalam komunikasi internasional, panitia penyelenggara mengadakan kegiatan Florecent Camp di Desa Nambo, Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton selama 3 hari dari tanggal 6 sampai 8 Februari 2026 dengan tema kegiatan “Learning english together with community” yang berlangsung dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wadah pembelajaran bahasa Inggris yang interaktif, kreatif, dan menyenangkan di luar suasana kelas formal. Florecent Camp menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan edukatif seperti speaking practice, diskusi kelompok, permainan edukasi (games), presentasi, debat, hingga pentas seni berbahasa Inggris. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya dilatih untuk meningkatkan kemampuan berbicara (speaking skill), tetapi juga kemampuan bekerja sama, berpikir kritis, dan membangun jiwa kepemimpinan. Ketua Program studi pendidikan bahasa inggris menyampaikan bahwa Florecent Camp menjadi salah satu program tahunan Prodi dan menjadi salah satu pengembangan diri bagi mahasiswa/i yang bertujuan menciptakan lingkungan belajar bahasa Inggris yang aktif dan komunikatif. Dengan konsep belajar sambil berinteraksi, peserta diharapkan mampu menggunakan bahasa Inggris secara lebih percaya diri dalam kehidupan akademik maupun sosial. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antar mahasiswa dari berbagai program studi melalui suasana kebersamaan, kekeluargaan, dan kolaborasi. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif mereka dalam setiap sesi kegiatan yang berlangsung selama pelaksanaan Florecent Camp. Selain itu juga mahasiwa/i bersosailisasi ke sekolah-sekolah dengan tujuan untuk pengembangan dan mencoba kemampuan bahasa inggris mahasiswa/i tersebut. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa semakin termotivasi untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi tantangan global dan dunia kerja di masa depan. Florecent Camp menjadi bukti komitmen institusi dalam mendukung pengembangan kemampuan akademik dan soft skills mahasiswa secara berkelanjutan.

Kegiatan Florecent Camp Pada Mahasiswa Program Studi pendidikan Bahasa Inggris Read More »

Kegiatan Bina Akrab Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris

Kegiatan Bina Akrab Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris

PBI – UMU Buton. Kegiatan Bina Akrab dilaksanakan selama dua hari tanggal 25 sampai 26 Oktober 2025 bertempat di Pantai Nirwana kota Baubau Sulawesi Tenggara. Sebagai upaya mempererat hubungan kekeluargaan dan membangun solidaritas antar mahasiswa, panitia pelaksana mengadakan kegiatan Bina Akrab yang berlangsung dengan penuh semangat, kebersamaan, dan suasana kekeluargaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan nilai-nilai kebersamaan, komunikasi, dan kerja sama antar mahasiswa dan dosen dalam lingkungan kampus khususnya pada program studi Pendidikan bahasa Inggris. Kegiatan Bina Akrab diisi dengan berbagai rangkaian acara yang edukatif dan interaktif, seperti games kelompok, diskusi motivasi, dan refleksi bersama. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap kegiatan yang dirancang untuk membangun rasa percaya diri, kekompakan, serta meningkatkan hubungan sosial antar mahasiswa dari berbagai latar belakang. Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk saling mengenal, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter mahasiswa/i yang mampu bekerja sama, menghargai perbedaan, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan. Melalui kegiatan Bina Akrab, mahasiswa diharapkan dapat menciptakan lingkungan akademik yang harmonis, aktif, dan saling mendukung. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi peserta dalam membangun komunikasi yang efektif dan memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi maupun institusi. Suasana hangat dan penuh keakraban yang tercipta selama kegiatan menjadi bukti tingginya semangat kebersamaan di kalangan mahasiswa. Dengan terselenggaranya kegiatan Bina Akrab ini, diharapkan hubungan antar mahasiswa/ dan dosen semakin erat serta mampu menciptakan generasi muda yang solid, kreatif, dan memiliki semangat kolaborasi dalam mendukung kemajuan kampus dan masyarakat.

Kegiatan Bina Akrab Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Read More »

Family Gathering

Kegiatan Family Gathering dan Anniversarry Prodi di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris

Dalam upaya mempererat hubungan kekeluargaan dan meningkatkan kebersamaan, Program Studi Pendidikan bahasa Inggris telah sukses menyelenggarakan kegiatan Family Gathering pada Minggu, 25 Mei 2025 bertempat di Pantai Nirwana Kota Baubau Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Mahasiswa/i dan Dosen pada Program Studi Pendidikan bahasa Inggris, dengan mengusung tema Celebrate and Connect family gathering and anniversarry prodi”. Acara berlangsung dengan penuh kehangatan dan keceriaan melalui berbagai rangkaian kegiatan seperti Lomba antar mahasiswa dan dosen, lomba joget dan hiburan dengan karaoke bersama serta sesi kebersamaan yang melibatkan seluruh peserta. Ketua Panitia kegiatan menyampaikan bahwa Family Gathering ini bertujuan untuk memperkuat tali silaturahmi antar dosen dan mahasiswa/i, sekaligus menciptakan suasana yang harmonis dan kekeluargaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum yang paling ditunggu dan sekaligus anniversarry program studi pendidikan bahasa inggris Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris menyampaikan dalam sambutannya mengapresiasi partisipasi aktif seluruh peserta dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan budaya yang positif dan kekeluargaan antar mahasiswa dan dosen. Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan, serta kebersamaan yang terjalin sepanjang acara. Diharapkan melalui kegiatan ini, hubungan antar dosen dan mahasiswa/i semakin erat sehingga dapat berdampak positif terhadap kinerja dan kolaborasi di lingkungan kerja khususnya pada program studi pendidikan bahasa inggris.

Kegiatan Family Gathering dan Anniversarry Prodi di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Read More »