Selama Datang FKIP UMU Buton

Berita

Sosialisasi Kebijakan Rekrutmen Dosen Tetap Di Universitas Muslim Buton

Sosialisasi kebijakan rekrutmen dosen tetap di perguruan tinggi khususnya di Universitas Muslim Buton adalah upaya komunikasi yang sangat penting untuk memastikan transparansi, keterbukaan, dan keterlibatan seluruh pihak terkait dalam proses pengangkatan dosen tetap. Berikut adalah narasi tentang sosialisasi kebijakan rekrutmen dosen tetap di Universitas Muslim Buton: Perguruan Tinggi Universitas Muslim Buton  dengan tekad kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pengajaran, serta penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, berkomitmen untuk melaksanakan sosialisasi kebijakan rekrutmen dosen tetap yang transparan dan berintegritas. Sosialisasi ini merupakan salah satu langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan sumber daya manusia di Universitas Muslim Buton. Dalam hal ini, penyampaian atau sosialisasi tentang visi dan misi perguruan tinggi, serta peran strategis dosen tetap dalam mencapai tujuan tersebut. Para calon dosen tetap harus memahami nilai-nilai institusi, kebijakan akademik, dan etika profesional yang dijunjung tinggi oleh perguruan tinggi ini. Selanjutnya, pemaparan  persyaratan dan kualifikasi yang harus dipenuhi oleh calon dosen tetap. Transparansi mengenai persyaratan ini akan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap individu yang ingin bergabung dengan keluarga besar perguruan tinggi khususnya di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidiakn (FKIP). Semua calon akan dievaluasi berdasarkan standar yang obyektif dan telah ditetapkan secara jelas. Proses seleksi dan tahapan rekrutmen dosen tetap akan dijelaskan dengan lengkap, mulai dari pendaftaran hingga tahap akhir seleksi. Penekanan pada proses seleksi yang adil dan terbuka akan menjadi fokus utama dalam sosialisasi ini. Tim seleksi yang terdiri dari tatanan Pimpinan dan dosen dengan jabatan fungsional tertinggi. Sosialisasi juga akan mencakup informasi mengenai skema pengembangan karir dosen tetap di Universitas Muslim Buton khususnya di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikani. Kami berkomitmen untuk memberikan kesempatan pengembangan profesional dan akademik bagi para dosen tetap agar terus dapat berkembang dan memberikan kontribusi maksimal dalam pengajaran,penelitian dan Pengabdian kepda Masyarakat. Dekan FKIP UMU Buton La Ode Rasmin, S.Pd., M.Pd. Memaparkan bahawa Dengan sosialisasi kebijakan rekrutmen dosen tetap ini, kami berharap para calon dosen akan merasa termotivasi dan percaya diri untuk berpartisipasi dalam proses seleksi. Kami juga ingin mengajak seluruh sivitas akademika dan pemangku kepentingan untuk mendukung dan memahami pentingnya pelaksanaan kebijakan rekrutmen dosen tetap yang transparan dan berintegritas ini. Dengan begitu, perguruan tinggi akan semakin maju dan berkualitas untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan masyarakat. Baubau, 15 januari 2020  

Sosialisasi Kebijakan Rekrutmen Dosen Tetap Di Universitas Muslim Buton Read More »

Pelaksanaan Sosialisasi Pengembangan Kurikulum Universitas Muslim Buton Kurikulum merupakan hal terpenting bagi pengembangan arah pendidikan pendidikan tinggi

Kurikulum merupakan hal terpenting bagi pengembangan pendidikan tinggi. Dalam pelaksanaannya, dalam suatu Perguruan Tinggi wajib mengembangkan kurikulumnya sesuai dengan tuntutan pengguna lulusan Perguruan Tinggi. Oleh sebab itu, Universitas Muslim Buton pada tanggal 12 Januari 2020 dilakukan di Aula Universitas Muslim Buton. Mengingat pentingnya kegiatan ini, maka sosialisasi pengembangan kurikulum pendidikan tinggi merupakan proses penting untuk menginformasikan dan melibatkan berbagai pihak terkait dalam perencanaan dan implementasi perubahan atau penyempurnaan kurikulum di lembaga pendidikan tinggi. Narasi sosialisasi ini dapat melibatkan langkah-langkah sebagai berikut: 1. Tujuan Sosialisasi: Menjelaskan dengan jelas tujuan dari pengembangan kurikulum pendidikan tinggi yang akan dilakukan. Misalnya, meningkatkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, menghadapi perkembangan teknologi, atau menyediakan pengetahuan yang lebih terintegrasi. 2. Identifikasi Kebutuhan: Menyampaikan hasil analisis kebutuhan untuk mengidentifikasi perubahan apa yang perlu dilakukan dalam kurikulum saat ini. Proses ini melibatkan para pemangku kepentingan seperti dosen, mahasiswa, alumni, industri, dan masyarakat umum. 3. Komunikasi Visi dan Misi: Menyampaikan visi dan misi kurikulum yang diusulkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Hal ini dapat mencakup perkembangan dalam metode pengajaran, pembelajaran interdisipliner, penekanan pada keterampilan lunak, dan lain sebagainya. 4. Melibatkan Pihak-pihak Terkait: Melibatkan para dosen, staf akademik, dan mahasiswa dalam proses perencanaan dan pengembangan kurikulum. Kolaborasi aktif dari berbagai pihak memastikan keberagaman perspektif dan pemikiran dalam pengambilan keputusan. 5. Diskusi dan Feedback: Mengadakan forum atau pertemuan terbuka untuk mendiskusikan rencana pengembangan kurikulum dan menerima masukan dan tanggapan dari berbagai pihak yang terlibat. Ini membantu untuk memperbaiki dan menyempurnakan rancangan kurikulum. 6. Menggali Potensi Hambatan: Mendeteksi potensi hambatan atau tantangan dalam mengimplementasikan perubahan kurikulum dan mencari solusi untuk mengatasinya. Ini bisa termasuk keterbatasan sumber daya, resistensi dari pihak internal, atau persyaratan akreditasi. 7. Penyuluhan dan Edukasi: Memberikan informasi yang cukup tentang perubahan yang akan dilakukan kepada dosen, mahasiswa, dan staf terkait. Jelaskan manfaat dan implikasi dari pengembangan kurikulum ini. 8. Pengimplementasian: Setelah sosialisasi dan mendapatkan persetujuan dari pihak-pihak terkait, pengembangan kurikulum dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Pastikan ada pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk mengidentifikasi keberhasilan dan mengatasi permasalahan yang muncul. 9. Evaluasi dan Penyempurnaan: Melakukan evaluasi terhadap implementasi kurikulum yang telah dilakukan dan melakukan penyempurnaan berdasarkan hasil evaluasi. Kurikulum harus selalu dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan terkini. Sosialisasi pengembangan kurikulum ini merupakan bagian integral dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan memastikan bahwa kurikulum yang ada sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan zaman serta mampu mencetak lulusan yang relevan dan kompeten di dunia profesional. Dalam pelaksanaannya, sosialisasi ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika Universitas Muslim Buton dan juga mengundang beberapa stakeholder yang berhubungan langsung dengan pengguna lulusan. Stakeholder ini yaitu Kepala Sekolah, Dewan Pendidikan, Pengusaha Perhotelan, dan Pengusaha yang bergerak di bidang pariwisata

Pelaksanaan Sosialisasi Pengembangan Kurikulum Universitas Muslim Buton Kurikulum merupakan hal terpenting bagi pengembangan arah pendidikan pendidikan tinggi Read More »

HMPS Pendidikan Biologi FKIP UMU Buton selenggarakan Bedah Buku

Baubau, 05 Janiari 2020, HMPS Pendidikan biologi selnggarakan Bedah Buku dosen Pendidikan Biologi Ridwan, S.Si., M.Sc. yang berjudul “Teknik Manajemen Laboratorium”. Buku tersebut merupakan buku kedua. Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh dua pembedah Jumiati, S.Pd., M.Pd. dosen Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Buton sebagai pembedah pada bidang keiluman dan Nurhayati, S.S., M.Hum. sebagai pembeda tata bahasa dan penulisan isi buku. Kegiatan tersebut dibuka oleh ketua program studi La Ode Kaharudin, S.Pd., M.Pd. dalam sambutannya mengngkapkan bahwa program terus mendorong dosen agar produktif. Harapannya semua dosen Pendidikan Biologi dapat menerbitkan Buku ber-ISBN yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswaa dan maupun masyarakat. Tugas penting dosen adalah melaksanakan kegiatan tridharma perguruan tinggi, yakni Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian pada masyarakat. Hasil-hasil penelitian berpotensi untuk bisa dijadikan sebuah buku, ungkapnya. Tidak hanya dosen, tetapi juga mahasiswa harus dibina agar mampu berpikir kreatif dan giat dalam memperluas wawasan. Bukan tidak mungkin mahasiswa mampu menerbitkan buku. Mahasiswa kan kaum intelektual, harusnya bisa melaksanakan riset dan menulis, lanjut kapordi.

HMPS Pendidikan Biologi FKIP UMU Buton selenggarakan Bedah Buku Read More »